10 May 2007

Tarif Flexi Ternyata Paling Murah

Jakarta, 08 Mei 2007 – Di antara layanan telepon berbasis CDMA (Code Division Multiple Access) dengan jumlah pelanggan satu juta ke atas, tarif Flexi dipastikan merupakan yang paling murah untuk pemakaian lokal antarpengguna dalam jaringan operator yang sama (on-net) dengan lama percakapan di bawah 30 menit. Fakta ini terungkap setelah dilakukan perbandingan yang rinci terhadap tarif yang berlaku di antara operator-operator CDMA yang kini sedang bersaing ketat.

Demikian dinyatakan VP. Public & Marketing Communication PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, Eddy Kurnia di Jakarta (08/5). Dari perbandingan terungkap bahwa untuk pembicaraan sesama Flexi (on-net) pada durasi 1 s/d 30 menit, biaya percakapan lokal yang dikenakan Flexi adalah yang termurah. Sebagai contoh, untuk percakapan lokal selama 3 menit Flexi hanya mengenakan Rp 147,-. Angka ini adalah yang paling murah jika dibanding tarif yang dikenakan dua operator CDMA lain, yaitu masing-masing Rp 150,- dan Rp 1.210,-.

Demikian pula untuk percakapan lokal on-net selama 30 menit, Flexi hanya mengenakan tarif Rp 1.470, atau paling murah dibanding dua operator CDMA lain yang untuk percakapan berdurasi sama mengenakan Rp 1.500,- dan Rp 1.480,-. Eddy Kurnia mengakui bahwa untuk percakapan selama satu jam, tarif Flexi bukanlah yang termurah. “Tapi,” lanjutnya, “berapa banyak sih orang yang mau melakukan percakapan lewat telepon selama itu terus-menerus tanpa putus?”



PERBANDINGAN PRICE LOKAL (ON-NET) ANTAROPERATOR CDMA (JUMLAH
PELANGGAN > 1 JUTA)




Apalagi kenyataan menunjukkan bahwa berdasarkan data trafik Flexi dan juga informasi dari tabloid Sinyal edisi No. 15/THN III, 3-16 Mei 2007, rata-rata lama orang bicara ternyata hanya sekitar 3 menit saja setiap kali bertelepon. Artinya, tawaran tarif percakapan lokal murah untuk durasi berjam-jam mungkin sepintas menarik bagi pelanggan, tetapi sesungguhnya hampir tak pernah bisa dimanfaatkan.

Karena faktanya mayoritas orang berbicara lokal 3 menit saja setiap kali bertelepon1 , maka Telkom tidak tertarik untuk menawarkan iming-iming (gimmick) durasi percakapan berjam-jam dengan biaya murah. “Kami tidak tertarik ikut arus promosi dengan gimmick dan skema pentarifan yang sebenarnya kurang bermanfaat, apalagi disadari atau tidak hal itu bisa menjebak pelanggan,” ujar Eddy.


Jangkauan FlexiCOMBO Makin Luas

Mengenai kinerja Flexi sendiri, Eddy Kurnia mengatakan bahwa meskipun kebijakan regulator mengharuskan Telkom untuk menggeser layanan Flexi dari frekuensi 1.900 MHz ke 800 MHz, yang dalam prosesnya menimbulkan tekanan ganda pada Telkom untuk bisa tetap memimpin pasar, namun kinerja Flexi pada Triwulan I 2007 ternyata tetap tumbuh menggembirakan. Kehadiran layanan FlexiCOMBO yang mampu beroperasi di lebih dari 265 kota di seluruh Indonesia memberikan andil bagi tetap bertahannya Flexi sebagai pemimpin pasar (market leader) di antara operator telepon nirkabel (fixed wireless access, FWA)2 serta menempati posisi ke-4 di industri wireless setelah Telkomsel, Indosat, dan XL.

Flexi dalam perkiraan Eddy akan tumbuh pesat, apalagi setelah implementasi migrasi frekuensi Flexi tuntas dilakukan. “Kalau dalam keadaan sulit bergerak saja, Flexi masih mampu membukukan kinerja yang baik, tentunya akan lebih baik lagi ketika migrasi frekuensi ke 800 MHz selesai dilaksanakan,” ujarnya.

Diakuinya, inovasi FlexiCOMBO sangat berpengaruh dalam mendorong kinerja Flexi di tengah posisinya yang dilematis terkait kebijakan migrasi frekuensi. Fitur FlexiCOMBO telah berhasil mendongkrak nilai layanan Flexi karena bisa digunakan di begitu banyak tempat di Indonesia. Telkom mungkin akan sulit memberikan nilai atau benefit yang tinggi terhadap Flexi seandainya jangkauan (coverage) layanan ini terbatas hanya di wilayah Jakarta dan Jawa Barat saja, misalnya.

“Sejak awal kami memandang jangkauan (coverage) layanan merupakan kata kunci. Telkomsel bisa memimpin pasar seluler dengan pangsa pasar mencapai sekitar 51% atau jumlah pelanggan 38,6 juta pada posisi Maret 2007, karena kemampuan jangkauannya yang sangat luas di seluruh wilayah Indonesia. Flexi dengan coverage FlexiCOMBO yang luas, tentunya bisa berkembang seperti itu juga,” jelas Eddy Kurnia.

Ia sama sekali tidak cemas dengan agresivitas dan serangan operator-operator CDMA yang sangat gencar ketika Flexi sendiri harus menjalani transisi yang mendorongnya untuk membatasi diri dalam melakukan ekspansi di wilayah-wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten. FlexiCOMBO, lanjutnya, terbukti mampu mengikat pelanggan yang memiliki mobilitas tinggi, karena merekalah yang sangat berkepentingan dengan jangkauan luas.

Sejak diluncurkan 1 Agustus 2006 hingga akhir Maret 2007, FlexiCOMBO telah digunakan oleh sekitar 1,13 juta pelanggan (nomor induk/Mobile Directory Number).

Kinerja penjualan Flexi sendiri tercatat tetap tumbuh signifikan. Pada bulan Maret 2007 jumlah Line in Service (LIS) Flexi mencapai 4,6 juta Satuan Sambungan atau tumbuh 48,1% dibanding jumlah LIS pada Maret 2006.

Sementara dari sisi keuangan, peningkatan produksi voice, SMS dan data Flexi telah berdampak pada meningkatnya pendapatan yang diraih Telkom. Dibanding periode yang sama tahun lalu, pendapatan kotor (gross revenue) Flexi pada Maret 2007 tumbuh sebesar 15% sementara pendapatan bersihnya (net revenue) sebesar 18%. Sementara itu, Average Revenue per User (ARPU) Flexi s/d Maret 2007 tercatat 7,1% di atas pencapaian ARPU pada periode yang sama tahun lalu.

Eddy Kurnia mengakui kebijakan migrasi Flexi dari 1.900 MHz ke 800 MHz untuk sementara waktu memang menempatkan Telkom pada posisi yang dilematis untuk bisa menyikapi kompetisi secara tepat. Kinerja Flexi, menurut Eddy, bisa jauh lebih cemerlang dari apa yang dicapainya saat ini. Itu sebabnya, ia mengaku gembira ketika Telkom berhasil mencapai kesepakatan business to business (B2B) untuk merealisasikan KM 181/20063 melalui pola Cross Channel.

Itu artinya, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, Telkom akan bisa mengambil langkah-langkah yang lebih ekspansif dan inovatif untuk membuat pelanggan Flexi semakin merasakan keunggulan layanan ini dibanding layanan yang dimiliki operator-operator lain.

Footnote:



  1. Rekaman yang dilakukan Telkom dalam periode Januari s/d Maret 2007 menunjukkan bahwa lebih dari 90% pengguna Flexi melakukan percakapan lokal dengan durasi di bawah 3 menit.

  2. Pada industri fixed wireless limited mobility (FWA), di bulan Maret 2007 TelkomFlexi dengan pelanggan 4,6 juta merupakan leader player dengan market share 65,7% disusul dua operator FWA lain masing-masing dengan market share 27,5 % serta 6,8%.

  3. Yang dimaksud adalah KM 181/2006 tertanggal 12 Desember 2006 tentang Pengalokasian Kanal pada Pita Frekuensi Radio 800 MHz untuk Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Tanpa Kabel dengan Mobilitas Terbatas dan Jaringan Bergerak Seluler.




Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :

Eddy Kurnia
Vice President Public and Marketing Communication
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Tel. 62-22-4527455
Fax. 62-22-4521411
Email : eddy_k@telkom.co.id
Website : www.telkom-indonesia.com

2 comments:

Anonymous said...

[url=http://firgonbares.net/][img]http://firgonbares.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]top educational software, [url=http://firgonbares.net/]can i sell used software[/url]
[url=http://firgonbares.net/][/url] microsoft software tools kaspersky internet security
student discounts on software [url=http://firgonbares.net/]academic software office[/url] macromedia dreamviewer software
[url=http://firgonbares.net/]serial number for nero 9 trial[/url] wisconsin software discount
[url=http://firgonbares.net/]Titanium Pro[/url] sell software solutions
reseller of software [url=http://firgonbares.net/]discounted software[/b]

Anonymous said...

[url=http://bariossetos.net/][img]http://bariossetos.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]Extended Mac Retail, [url=http://vonmertoes.net/]buy photoshop 6[/url]
[url=http://hopresovees.net/][/url] igames + windows vista on line store software
http www macromedia com software flashplayer [url=http://bariossetos.net/]buy wholesale software[/url] buy photoshop plugins
[url=http://vonmertoes.net/]discounted educational software[/url] how to change the color of the windows xp start button
[url=http://vonmertoes.net/]software or purchase[/url] adobe software license
windows vista ultimate activation crack [url=http://hopresovees.net/]software to buy uk[/b]