31 July 2007

Perbandingan TELKOMNet Instan, Speedy, & ASTINet

Saya sering mendapat pertanyaan dari pelanggan, apa bedanya TELKOMNet Instan, Speedy, dan ASTINet. Gambar di samping ini merupakan tabel perbandingan antara ketiganya, yang barusan saya buat atas bantuan teman di Divisi Multimedia. Silakan diklik untuk memperoleh gambar yang lebih besar.

Di antara ketiganya memang terdapat perbedaan-perbedaan yang cukup mendasar. Dan masing-masing memiliki segmen user yang berbeda pula.

Untuk Speedy, berikut ini saya copy info produknya dari http://www.telkomspeedy.com/ :

APA ITU SPEEDY
Speedy adalah produk Layanan internet access end-to-end dari PT. TELKOM dengan basis teknologi Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL), yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server).


16 comments:

Anonymous said...

pak andi, salam kenal
mo nanya soal speedy pak
boleh kan ?

gini, speedy tu bisa dibuat ip spoofing seperti asti gak ? soalnya saya ada keperluan untuk gabungin speedy ama dvb one way

oh iya, maaf pic perbandingan tni vs speedy vs asti saya copy ke blog saya, soalnya ada temen pengen tau

TIA

Andi Susena said...

Menurut info temen di div multimedia, sekarang astinet gak diberi izin untuk digabung dg dvb. Agak ribet buka akses di gateway untuk IP downlink.

Masalah ip spoofing, rasanya sdh masuk kawasan abu-abu dan rawan, sehingga tdk pas kalo dibicarakan di sini. Dan lagi, saya memang nggak begitu paham dengan masalah ini (ternyata...).

Belly said...

pak Andi, pelanggan speedy sekarang kan dapat free email, nah katanya pelanggan speedy sekarang juga dapat fasilitas webhosting apa bener ya ? tolong infonya thanks...

Andi Susena said...

Fasilitas free webhosting dan mailhosting hanya diberikan kepada pelanggan ASTINet. Untuk speedy, mungkin suatu saat nanti...

Kalo untuk free email, tidak harus berlangganan speedy. Pake telkom.net atau plasa.com juga sdh free.

rahman said...

Pa Andi, jadi yang paling bagus itu ASTInet ya???
Terus buat sekolah yang pake Astinet kelebihannya apa? Apa bisa transfer aplikasi diknas.

RAHMAN

andi said...

@ Mas Rahman : Kalo yang paling bagus mana, ya relatif, tergantung kebutuhan dan anggarannya. Kalo perlu IP publik banyak, perlu tunelling, perlu mailhosting dan webhosting, ya pake ASTINet. Kalo cuma sekedar browsing2, lihat TV online, download data, ya pake speedy sdh cukup.

Untuk sekolah, dengan punya ASTINet, alokasi IP publik lebih leluasa.

Dan ASTINet, bisa digunakan untuk aplikasi DIKNAS.

Anonymous said...

Pak Andi,

Kalau Astinet vs Indosat INP, bedanya dimana? Karena harganya beda jauh sekali. Saya ini sekarang pelanggan Indosat 512K.

Thanks,

Hartono

A. Susena said...

@ anonymous : Coba ditanyakan ke ISP ybs, dari layanan 512 Kbs yg anda akses itu berapa alokasi bandwidth ke Internet Exchange (IX) dan berapa yang ke Indonesia Internet Exchange (IIX). Biasanya harga jauh berbeda karena alokasi ke IIX full 512, sementara yang ke IX (jauh) lebih kecil.

Anonymous said...

Pak, maaf mau nanya ya. Saya pakai speedy dari 6 bulan lalu, pada waktu itu kalau saya ping dari komputer ku ke yahoo.com 0% los nya, Sekarang kalau dari komputer ke yahoo.com di ping los nya sampai 50% gimana ya pak? ada solusi ndak pak?

suwun
wawann

amien said...

Kuota terbatas, gimana sih? Saya udah coba HematNet.com, hasilnya memuaskan.

abdurrahman said...

pak andi,tolong bantu iya, aku ada device nih DI-LB604 is a Dual WAN Load Balancing Router tapi nggak tahu cara makenya, jadi ceritanya gini aku ada 2 line speedy office, karena nggak tahu apa2 buat bagi bandwith jadi disaranin pake itu. ada tanggapan…. oh iya nggak ada juga kompi server, jadi setting nya kayak gini 2 line terus ke 2 modem adsl, terus 2 modem ke load balancing terus meuju jaringan… tolong bantu iya, kalo panjang mohon dikirim ke emailku,
ada lagi apa kabel telepon yang dari dp pernah putus, tapi dilaporin ke telkom nggak ada tindakan, akhirnya disambung sendiri, tapi kok jadi lambat ya. setelah komplain berulang kali ke telkom akhirnya datang petugas, tapi kecewa lagi petugas telkom cuman lihat dari bawah nggak naik atau periksa kabelnya, dia bilang ” ohh, ini udah nyambung nih, udah nggak apa-apakan…” terus pulang deh. bingungg nih mau laporan ke mana lagi.
makasih mas

Johan said...

saran saya pake IP VPN dari LinkStar, 1 Mbps hanya 5.5jt saja nembusin akses iix menjadi IX
untuk seluruh Indonesia
kunjungi aja website onlinenya www.linkstar.co.id

Cik-gu said...

artikel Astinetnya mana?

aku said...

brpa tarif untuk astinet

SHOOF said...

Pak andi, ijin share tabelnya untuk saya upload di blog saya ya pak.

Anonymous said...

Aaagghh masih jaman percaya sama TELKOM ...? Bullshiiitt Iklan doank di gede2in...mendingan ane saranin agan2 pake antara biznet atau firstmedia..dijamin kagak nyesel end nyesek...

"Tinggalkan yang lama beralih ke yang baru"