Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

16 January 2008

Layanan Telkomsel di Plasa TELKOM

Saat ini, pengunjung Plasa TELKOM bisa sekaligus mengunjungi outlet pelayanan Telkomsel. Sebagai bagian dari TELKOM Group, Telkomsel kini memperluas layanan pelanggannya hingga ke Plasa-plasa TELKOM, tak terkecuali Plasa TELKOM Pandaan, yang ada di Jalan Raya Kasri 53 A Pandaan. Di outlet Telkomsel ini, pelanggan bisa mendapatkan layanan aktivasi pasang baru Kartu Halo, pembayaran tagihan, dan pelayanan mutasi lainnya.

Bila Anda masuk ruang pelayanan Plasa TELKOM Pandaan, sambil menengok ke arah kiri, maka di situ ada Mbak-mbak berbaju merah yang siap melayani pelanggan Telkomsel. Oke ... selamat menikmati layanan pelanggan Telkomsel ...

Read More......

05 January 2008

Program Internet Hemat dari Telkomnet Instan

Di awal tahun 2008 ini, ada berita cukup mengejutkan di dunia 'persilatan', yaitu adanya promo Internet Murah dari Telkomnet Instan. Iklan di koran maupun press release di detikinet menyebutkan bahwa tarif Telkomnet Instan turun drastis menjadi Rp 1.000,- per jam dari yang sebelumnya Rp 9.900,- per jam. Apa bener sih ?

Ya, memang benar. Akses internet yang semula diposisikan sebagai akses internet 'tanpa berlangganan' ini, mulai Januari hingga Maret 2008, melayani juga pelanggan-pelanggan tertentu yang ingin secara khusus berlangganan Telkomnet Instan dengan tarif hemat. Ada dua paket yang ditawarkan, yaitu :

Bagi Anda pelanggan telepon tetap (PSTN) yang berminat berlangganan internet murah ini, bisa mendaftarkan diri ke Plasa TELKOM terdekat. Di sana, Anda akan diminta mengisi form aplikasi, menyerahkan fotokopi KTP, dan fotokopi bukti pembayaran telepon terakhir. Setelah status langganan diaktifkan oleh TELKOM, Anda dapat mengakses Telkomnet Instan dari nomor telepon yang telah Anda daftarkan, dengan menggunakan kode akses, user name, dan pasword seperti biasanya (080989999, telkomnet@instan, telkom). Apabila Anda mengakses dari nomor telepon yang tidak didaftarkan, maka akses Telkomnet Instan Anda dikenai tarif reguler. yaitu Rp 165,- per menit.

Sayangnya, internet murah ini masih berlaku di Jawa Timur saja, dan hingga 31 Maret 2008 saja. Untuk wilayah lain, masih menunggu hasil evaluasi program promo di Jawa Timur ini. Bila program ini mendapat sambutan yang menggembirakan dari pelanggan, tentu TELKOM akan mengekspansi program promo ini ke wilayah lain, dengan jangka waktu lebih lama lagi. Makanya, untuk yang di Jawa Timur, ayo rame-rame daftar internet murah ini ke Plasa TELKOM terdekat. Dan bagi yang belum punya telepon tetap, ya pasang telepon dulu lah ...
Read More......

08 November 2007

10 Aplikasi Windows 'Terburuk' di 2007

Annisa M. Zakir - detikinet. Jakarta - Keamanan kini menjadi hal yang penting untuk pengguna komputer. Banyaknya aplikasi yang mudah untuk didownload di internet acap kali masih berlubang sehingga keamanannya tak bisa dijamin.

Tak hanya aplikasi non-populer yang dikeluarkan perusahaan-perusahaan kecil saja yang mengancam keamanan. Perusahaan sekelas Yahoo dan Apple pun bisa menghasilkan aplikasi yang 'berlubang' dan tak aman digunakan karena memungkinkan program jahat untuk menyusupi sistem, mengobok-obok komputer, hingga mencuri data penting.

Kali ini, perusahaan keamanan, Bit9 memaparkan 10 aplikasi untuk sistem operasi Windows terburuk dalam hal keamanan. "Aplikasi populer ini seringkali di download pada komputer kantor oleh penggunanya dan dapat mendatangkan resiko keamanan di urusan bisnis operasi dan teknologi informasi perusahaan," jelas Brian Gladstein, Director of Product Marketing kepala riset seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Rabu (7/11/2007).

Berikut daftar 10 aplikasi untuk Windows terburuk dalam hal keamanan yang kerap digunakan hingga saat ini :

1. Yahoo Messenger 8.1.0.239 dan versi lebih awal
2. Apple QuickTime 7.2
3. Mozilla Firefox 2.0.0.6
4. Microsoft Windows Live (MSN) Messenger 7.0, 8.0
5. EMC VMware Player (and other products) 2.0, 1.0.4
6. Apple iTunes 7.3.2
7. Intuit QuickBooks 9 and earlier
8. Sun Java Runtime Environment 1.6.0_X
9. Yahoo! Widgets 4.0.5 and previous
10. Ask.com Toolbar 4.0.2.53 dan versi sebelumnya.

Masih menggunakan aplikasi di atas pada komputer Windows Anda? Mungkin ada baiknya Anda meng-upgrade versi aplikasi tersebut. (amz/amz)
Read More......

02 November 2007

Isu Pembukaan Kode Akses SLJJ TELKOM

Seru juga berita tentang polemik pembukaan kode SLJJ TELKOM. Detikinet.com menurunkan berita beberapa kali mengenai topik ini. Komentar-komentar yang muncul dari pembaca pun beraneka ragam, ada yang mendukung, dan banyak pula yang menolak. Nah, berikut ini akan saya cuplik beberapa komentar terakhir atas berita di detikinet.com yang berjudul "Didemo Soal Kode Akses SLJJ, BRTI Tak Gentar".
Komentar terkini (59 Komentar)
  • M1210,
    Buat TEXS1/ST3, bukan takut berkompetisi, tapi mohon kompetisi yang sehat, mosok telkom harus merubah sistem di sentral telkom dgn dana trilyunan rupiah untuk merelakan pendapatan telkom diambil indosat yang tinggal buka gerbang sljj saja tanpa mencari pelanggan dan mengurus pelanggan yang mengalami gangguan telepon maupun gangguan karena billingnya ngak beres dan ngak mengurus bila pelanggan membayar atau menunggak, salah telkom sendiri sih, yang membesarkan indosat dulu dengan gerbang sli saja bisa menguras duit dari pelanggan telkom. Ayo dong bangun pelanggan sendiri, jgn dikota besar saja (1600 pelanggan korporate di jakbar) tapi juga dipedesaan (malah mundur), buat seperti seluler saja yang ngak ribut ribut bisa ke seluruh indonesia bahkan seluruh dunia, pelanggan apapun (telkomsel, xl, mentari, bakri, telkom, sinar mas, sampoerna)
  • Jadul,
    TELKOM.... ayo perbaiki dirimu, jangan mentang-mentang main di rumah sendiri. Sedangkan pihak "lawan", sabar dikit donk sampai 2010! Apa sampean takut kalo boss mu sudah lengser dari singgasana?!!! Kalo mau bisnis, pake modal donk!!! Jangan hanya numpang doank!! lagi pake AJI MUMPUNG ???
  • doel,
    indonesia nasibmu.. banyak yg sdh tidak nasional. negri ini diobok2 asing byk yang tak sadar... SIngosat ( Singapura ) dgn leha2 pingin dapat SLJJ tanpa membangun, tanpa punya pelanggan? adilkah itu ..di negri Indonesia memang sdh byk liberlaisasi, kapitalisasi yang telah menghancurkan sendi-sendi bangsa
  • agus w,
    Kalau pendapat Gue, Pembukaan kode akses SLJJ dengan regulasi macem BRTI, memang kurang Seimbang....kasian Telkomnya donk, yg udah membangun Infrastuktur bertahun tahun dengan sekala Indonesia, nah BRTI dengan gampangnya minta Buka kode aksesnya untuk 5 kota yg bertrafik tinggi..jelas ini hanya menguntungkan Investor secara Instan,logika bisnisnya ngapain capek capek meng cover wilayah indonesia yg luas dan belum tentu untung, apalagi membangun perekonomian Nasional??? ( emang gue..pikirinnn !!!), nah dengan adanya regulasi ini kupikir sangat menguntungkan Investor brur... cukuplah main di kota besar aja... kalau bisa numpang aja di Net nya telkom...., " andai saja aku investor... aku akan ngelus elus BRTI... bersama memainkan sandiwara tarian kompetisi, sambil nyruput kopi Regulasi... he he..he..he...., mumpung masih lebaran saya mengucapkan mohon Maaf lahir dan batin .
  • pengamat,
    Untuk gundull..gundull
    Saya lihat sebenarnya TELKOM tidak pengecut dalam berkompetisi asal semuanya FAIR.
    TELKOM tidak bisa bergerak karena dibelenggu oleh aturan sehingga seolah-olah TELKOM memonopoli.
  • Gundul..gundull,
    Waduh.. pro Telkom semua ini nih kayaknya.. aku sih bukan orang telco jadi kagak terlalu ngarti2 amat yang begituan..

    Tapi secara aku orang awam ngliatnya sih lucu aja, kesannya TELKOM tuh Parno banget deh.. inget loh, kalo terus2an di manja, punya hak memonopoli, ngga bakal bisa berkembang loh..

    Jangan mentang2 perusahaan milik negara, nasionalis, etc2 (yang belum tentu bener2 memihak konsumen yang notabene adalah rakyat sendiri) terus jadi ndableg, ngga bisa diatur, kebal regulasi, kebal peraturan.. enak amat yah? terus telkom maunya tunduk sama siapa? sama TUHAN? (=uang?)

    Maaf nih, aku koq jadi ngliatnya orang TELKOM itu parno2, pengecut, dan ngga legowo.. kenapa sih?

    Kalo nih misalkan yang jadi masalah itu karena Indosat (yang menurutku ngga beda jauh belangnya ma Telkom) punya singapur. Kalo misal Indosat ngga di jual sama Sukardi, sama2 milik pemerintah, TELKOM mau bukain?

    Udahlah Telkom.. Wake Up and Grow Up donk.. jangan bersantai terus diatas kursi malas di depan pendiangan yang hangat.. dah ngga jamannya lagi.. biar hidup yah kerja dan kreatif..
  • coy,
    paijo mau bersaing sehat bangun insfratuktur sendiri dong, mau untung gede tapi dompleng, payah ente jo.
  • Penjajahan,
    Penjajahan modern adalah penjajahan ekonomi & bukan phisik lagi karena sudah ada PBB sbg wasit.
    Makanya negara miskin / terbelakang makin lama makin miskin karena tidak bisa mengoptimalkan sumber daya alam & sumber daya manusianya.
    Kalau pemerintah menginginkan negeri ini menjadi maju maka sekolah seharusnya sangat murah-rah-rah-rah. Mana KEMERDEKAAN-MU & KITA !!!???
  • Hyang Di Pati,
    isi comment..Lu aja yang punya pikiran Monopoli, apanya yg monopoli? Mestinya liat kebelakang waktu Negeri ini mau Merdeka, apa ada operator lain yang nimbrung ngebantuin hal komunikasi di Negeri ini saat itu, apa lagi Lu.
    Sekarang aja Telkom udah di usianya yag renta banyak binatang liar yang rame-rame mau nyantapnya. Liat dong Merah-Putih diatas kepalamu.
  • orang kecil,
    Habis Sudah Bangsa ini...... mendingan monopoli tapi untuk bangsa dari pada semua aset bangsa lari Singapore dan Malay... Hix...
Read More......

27 October 2007

Wi-Fi Hotspot Speedy di Taman Dayu

Kamis, 25 Oktober 2007 yang lalu, TELKOM Pandaan bersama The Taman Dayu resmi melaunching layanan Wi-Fi Hotspot di Food Terrace The Taman Dayu, Pandaan. Dan kemarin, beritanya muncul di Jawa Pos Radar Bromo. Dengan munculnya Hotspot di Taman Dayu ini, para pengunjung Food Terrace akan merasa semakin nyaman saat menikmati istirahat siangnya. Emailing dan browsing dapat kita dilakukan di sini, asalkan kita membawa laptop/notebook atau PDA yang sudah support Wi-Fi (Wireless Fidelity).

Hotspot TELKOM ini memanfaatkan akses Speedy yang berkecepatan hingga 384 Kbps, dan mampu menjangkau kawasan dengan radius 100 meter di sekitar gedung Main Office The Taman Dayu. Sehingga area di sekitar AVAN Supermarket dan KFC di Gaudi Tower, masih dapat dijangkau oleh layanan ini. Enaknya lagi, akses internet wireless ini diberikan secara gratis alias free alias tidak berbayar. Saya rasa, inilah yang paling menarik.

Untuk menikmati layanan Hotspot ini tidaklah sulit. Cukup buka laptop, lalu aktifkan Wi-Fi. Kalo Wi-Fi sudah aktif namun internet belum terkoneksi, 'klik kanan' ikon Wireless Network Connection di sisi kanan bawah layar, lalu pilih View Available Wireless Networks, lalu refresh network list, dan pilih opsi Hotspot TELKOM Taman Dayu, akhirnya klik connect, beres deh. Begitu mudah..

Marilah kita nikmati bersama layanan ini, mumpung masih gratis.
Read More......

04 October 2007

Corporate Customer Care Center

Akhir September lalu, saya berkesempatan melakukan perjalanan dinas sehari ke Menara Multimedia TELKOM, di Jalan Kebun Sirih Jakarta. Di sana saya sempat mampir ke Corporate Customer Care Center (C-4). Namanya cukup mengerikan, C-4, seperti nama tipe bom yang mematikan. Tapi sesungguhnya C-4 di TELKOM justru memberikan kepuasan dan ketenangan kepada para pelanggan perusahaan. Apa pasal ? Karena di C-4 lah berlangsung proses pelayanan corporate customer yang meliputi : Customer Handling, Network Monitoring, Fault Handling, Provisioning Handling, Product Consultancy, SLG Management, CPE Management.

Ruang C-4 merupakan ruangan call center dan network monitoring yang cukup terintegrasi. Sekitar 20 orang petugas siap melayani panggilan masuk pelanggan perusahaan yang berkonsultasi tentang produk, melakukan komplain, memonitor penyelesaian gangguan, dan lain-lain. Pelanggan bisa menghubungi C-4 melalui telepon 0800-1-835566 (0800-1-TELKOM), http://www.c4.telkom.co.id/, atau email c4@telkom.co.id. Sementara petugas dilengkapi dengan monitor yang bisa mengakses database nasional untuk melayani proses ini. Beberapa layar monitor raksasa juga dipajang di bagian depan, sehingga seluruh petugas dapat melihat kondisi network terkini secara jelas.

C-4 di Jakarta ini bukanlah satu-satunya di TELKOM. Ada sejumlah 7 lokasi C-4 yang tersebar secara nasional, yaitu di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makasar, dan Balikpapan. Masing-masing memiliki sumberdaya dan kemampuan yang sama untuk melayani corporate customer. Pelanggan perusahaan yang menggunakan layanan multimedia TELKOM seperti ASTINet, DINAccess, VPN-IP (MPLS), VPN-Gold (Frame Relay), VPN Dial, Infonet, Webhosting, Mailhosting, Colocation, dll, adalah pelanggan yang sangat berkepentingan dengan keberadaan C-4 ini. Dimanapun dan kapanpun (24 jam), pelanggan dapat dilayani secara memuaskan.

Kunjungi : http://www.c4.telkom.co.id/
Read More......

24 May 2007

Mengelilingi Obyek-Obyek Wisata

Pasuruan - Travel Agent Gathering (TAG) ke-2 yang bakal digelar selama tiga hari dua malam, 25 sampai 27 Mei 2007 oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, dikemas serba bernuansa wisata. Para travel agent dari dalam dan luar Jawa Timur akan check in di rumah makan Bale Air di Plintahan-Pandaan sekitar pukul 16.00 sampai 18.00.

Di hari pertama mereka akan menginap di hotel yang tersebar di Pandaan dan Prigen. Hampir semua hotel di Pandaan dan Prigen akan menjadi tempat menginap peseta TAG dari daerah yang berbeda. Setelah itu, keesokkan harinya, tepatnya mulai pukul 08.00 mereka akan diajak berkeliling ke berbagai obyek wisata di Kabupaten Pasuruan. Mulai dari royal orchid, candi Jawi, finna golf, masjid Cengho, The Taman Dayu Pandaan, home stay Nongkojajar-Tutur. Khusus di Nongkojajar mereka bisa melihat dari dekat budidaya paprika, bunga krisan, apel dan ternak sapi perah.

Puas di tiga daerah dataran tinggi tersebut, para peserta TAG nantinya juga akan diajak menikmati obyek wisata andalan Kabupaten Pasuruan. Yakni, matahari terbit (sun rise) dari puncak Penanjakan dan keelokan Gunung Bromo. Di daerah suku Tengger itu mereka rencananya juga akan diajak menginap di Bromo Cottage. Bahkan juga akan diajak sarapan bersama masyarakat suku Tengger.

Sementara di hari terakhir, para peserta TAG rencananya akan dijadwalkan berkunjung ke pusat bordir di Bangil (Bangkodir-Bangil Kota Bordir). Disamping juga diajak ke pusat home industri kerajinan perak. Kemudian TAG itu akan berakhir di rumah makan Sri Pandaan.

"Jadi selama tiga hari dua malam itu, mereka kita ajak berkeliling-keliling menikmati dari dekat beragam obyek wisata Kabupaten Pasuruan. Mereka juga kita ajak menikmati makanan, minuman dan camilan khas Kabupaten Pasuruan," jelas DP Soewarno, Kadis Pariwisata Kabupaten Pasuruan didampingi Kasubdin Pariwisata Yuswanto.

Dengan kemasan TAG seperti itu, lanjut Soewarno, diharapkan para travel agent semakin mengenal obyek wisata di Kabupaten Pasuruan. Termasuk segala pernak-pernik yang terkait dunia wisata tersebut. Sehingga mereka akan semakin mudah dalam mempromosikan obyek wisata Kabupaten Pasuruan pada para wisatawan dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, seiring dengan digelar TAG 2 itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan bersama para pelaku wisata di daerah ini juga punya gawe lain di sektor wisata. Yakni, festival Arjuno. Even yang kedua kali digelar ini akan diadakan 4 hari berturut-turut, 31 Mei sampai 3 Juni 2007.

Acara dan lomba yang digelar dalam even Arjuno itu sangat beragam. Di antaranya, pameran produk UKM dan bordir, pameran agro, hiburan tari dan musik tradisional, parade kuda dan andong, parade pisang, parade band, wayang kulit, jalan sehat, lomba layang-layang, lomba mewarnai dan menggambar. Disela-sela even Arjuno itu juga akan dilakukan pengukuhan Forum Komunikasi Pelaku Wisata oleh Bupati Pasuruan H Jusbakir Aldjufri. (ans)

sumber : http://kab-pasuruan.go.id
Read More......

16 May 2007

Layanan Speedy Masuk Area Beji

Mulai Bulan Mei 2007 ini, layanan akses internet cepat Speedy telah masuk area Beji. Pelanggan-pelanggan dengan nomor telepon 0343-65xxxx bisa menikmati akses internet dengan kecepatan hingga 384 Kbps. Seperti pelanggan-pelanggan sebelumnya, kepada pendaftar baru tetap diberikan gratis MODEM ADSL.

Untuk melakukan pendaftaran, pelanggan cukup melakukan :
  1. Mengisi formulir pendaftaran, bermaterai Rp 6.000,-
  2. Menyerahkan fotokopi KTP
  3. Menyerahkan fotokopi NPWP (untuk perusahaan)
  4. Membayar Biaya Aktivasi Rp 75.000,-
  5. Membayar Biaya Setting MODEM Rp 50.000,-

Untuk pelanggan perusahaan, pendaftaran dapat dilakukan dengan cara menghubungi Account Manager (AM) yang telah biasa melayani Corporate Customer : Andi S/7722588, Sujud/7723000, Wawan Irawan/7722288, atau Hari S/7722777. Kami yang akan mengunjungi Anda...


Read More......

10 May 2007

Tarif Flexi Ternyata Paling Murah

Jakarta, 08 Mei 2007 – Di antara layanan telepon berbasis CDMA (Code Division Multiple Access) dengan jumlah pelanggan satu juta ke atas, tarif Flexi dipastikan merupakan yang paling murah untuk pemakaian lokal antarpengguna dalam jaringan operator yang sama (on-net) dengan lama percakapan di bawah 30 menit. Fakta ini terungkap setelah dilakukan perbandingan yang rinci terhadap tarif yang berlaku di antara operator-operator CDMA yang kini sedang bersaing ketat.

Demikian dinyatakan VP. Public & Marketing Communication PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, Eddy Kurnia di Jakarta (08/5). Dari perbandingan terungkap bahwa untuk pembicaraan sesama Flexi (on-net) pada durasi 1 s/d 30 menit, biaya percakapan lokal yang dikenakan Flexi adalah yang termurah. Sebagai contoh, untuk percakapan lokal selama 3 menit Flexi hanya mengenakan Rp 147,-. Angka ini adalah yang paling murah jika dibanding tarif yang dikenakan dua operator CDMA lain, yaitu masing-masing Rp 150,- dan Rp 1.210,-.

Demikian pula untuk percakapan lokal on-net selama 30 menit, Flexi hanya mengenakan tarif Rp 1.470, atau paling murah dibanding dua operator CDMA lain yang untuk percakapan berdurasi sama mengenakan Rp 1.500,- dan Rp 1.480,-. Eddy Kurnia mengakui bahwa untuk percakapan selama satu jam, tarif Flexi bukanlah yang termurah. “Tapi,” lanjutnya, “berapa banyak sih orang yang mau melakukan percakapan lewat telepon selama itu terus-menerus tanpa putus?”



PERBANDINGAN PRICE LOKAL (ON-NET) ANTAROPERATOR CDMA (JUMLAH
PELANGGAN > 1 JUTA)




Apalagi kenyataan menunjukkan bahwa berdasarkan data trafik Flexi dan juga informasi dari tabloid Sinyal edisi No. 15/THN III, 3-16 Mei 2007, rata-rata lama orang bicara ternyata hanya sekitar 3 menit saja setiap kali bertelepon. Artinya, tawaran tarif percakapan lokal murah untuk durasi berjam-jam mungkin sepintas menarik bagi pelanggan, tetapi sesungguhnya hampir tak pernah bisa dimanfaatkan.

Karena faktanya mayoritas orang berbicara lokal 3 menit saja setiap kali bertelepon1 , maka Telkom tidak tertarik untuk menawarkan iming-iming (gimmick) durasi percakapan berjam-jam dengan biaya murah. “Kami tidak tertarik ikut arus promosi dengan gimmick dan skema pentarifan yang sebenarnya kurang bermanfaat, apalagi disadari atau tidak hal itu bisa menjebak pelanggan,” ujar Eddy.


Jangkauan FlexiCOMBO Makin Luas

Mengenai kinerja Flexi sendiri, Eddy Kurnia mengatakan bahwa meskipun kebijakan regulator mengharuskan Telkom untuk menggeser layanan Flexi dari frekuensi 1.900 MHz ke 800 MHz, yang dalam prosesnya menimbulkan tekanan ganda pada Telkom untuk bisa tetap memimpin pasar, namun kinerja Flexi pada Triwulan I 2007 ternyata tetap tumbuh menggembirakan. Kehadiran layanan FlexiCOMBO yang mampu beroperasi di lebih dari 265 kota di seluruh Indonesia memberikan andil bagi tetap bertahannya Flexi sebagai pemimpin pasar (market leader) di antara operator telepon nirkabel (fixed wireless access, FWA)2 serta menempati posisi ke-4 di industri wireless setelah Telkomsel, Indosat, dan XL.

Flexi dalam perkiraan Eddy akan tumbuh pesat, apalagi setelah implementasi migrasi frekuensi Flexi tuntas dilakukan. “Kalau dalam keadaan sulit bergerak saja, Flexi masih mampu membukukan kinerja yang baik, tentunya akan lebih baik lagi ketika migrasi frekuensi ke 800 MHz selesai dilaksanakan,” ujarnya.

Diakuinya, inovasi FlexiCOMBO sangat berpengaruh dalam mendorong kinerja Flexi di tengah posisinya yang dilematis terkait kebijakan migrasi frekuensi. Fitur FlexiCOMBO telah berhasil mendongkrak nilai layanan Flexi karena bisa digunakan di begitu banyak tempat di Indonesia. Telkom mungkin akan sulit memberikan nilai atau benefit yang tinggi terhadap Flexi seandainya jangkauan (coverage) layanan ini terbatas hanya di wilayah Jakarta dan Jawa Barat saja, misalnya.

“Sejak awal kami memandang jangkauan (coverage) layanan merupakan kata kunci. Telkomsel bisa memimpin pasar seluler dengan pangsa pasar mencapai sekitar 51% atau jumlah pelanggan 38,6 juta pada posisi Maret 2007, karena kemampuan jangkauannya yang sangat luas di seluruh wilayah Indonesia. Flexi dengan coverage FlexiCOMBO yang luas, tentunya bisa berkembang seperti itu juga,” jelas Eddy Kurnia.

Ia sama sekali tidak cemas dengan agresivitas dan serangan operator-operator CDMA yang sangat gencar ketika Flexi sendiri harus menjalani transisi yang mendorongnya untuk membatasi diri dalam melakukan ekspansi di wilayah-wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten. FlexiCOMBO, lanjutnya, terbukti mampu mengikat pelanggan yang memiliki mobilitas tinggi, karena merekalah yang sangat berkepentingan dengan jangkauan luas.

Sejak diluncurkan 1 Agustus 2006 hingga akhir Maret 2007, FlexiCOMBO telah digunakan oleh sekitar 1,13 juta pelanggan (nomor induk/Mobile Directory Number).

Kinerja penjualan Flexi sendiri tercatat tetap tumbuh signifikan. Pada bulan Maret 2007 jumlah Line in Service (LIS) Flexi mencapai 4,6 juta Satuan Sambungan atau tumbuh 48,1% dibanding jumlah LIS pada Maret 2006.

Sementara dari sisi keuangan, peningkatan produksi voice, SMS dan data Flexi telah berdampak pada meningkatnya pendapatan yang diraih Telkom. Dibanding periode yang sama tahun lalu, pendapatan kotor (gross revenue) Flexi pada Maret 2007 tumbuh sebesar 15% sementara pendapatan bersihnya (net revenue) sebesar 18%. Sementara itu, Average Revenue per User (ARPU) Flexi s/d Maret 2007 tercatat 7,1% di atas pencapaian ARPU pada periode yang sama tahun lalu.

Eddy Kurnia mengakui kebijakan migrasi Flexi dari 1.900 MHz ke 800 MHz untuk sementara waktu memang menempatkan Telkom pada posisi yang dilematis untuk bisa menyikapi kompetisi secara tepat. Kinerja Flexi, menurut Eddy, bisa jauh lebih cemerlang dari apa yang dicapainya saat ini. Itu sebabnya, ia mengaku gembira ketika Telkom berhasil mencapai kesepakatan business to business (B2B) untuk merealisasikan KM 181/20063 melalui pola Cross Channel.

Itu artinya, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, Telkom akan bisa mengambil langkah-langkah yang lebih ekspansif dan inovatif untuk membuat pelanggan Flexi semakin merasakan keunggulan layanan ini dibanding layanan yang dimiliki operator-operator lain.

Footnote:



  1. Rekaman yang dilakukan Telkom dalam periode Januari s/d Maret 2007 menunjukkan bahwa lebih dari 90% pengguna Flexi melakukan percakapan lokal dengan durasi di bawah 3 menit.

  2. Pada industri fixed wireless limited mobility (FWA), di bulan Maret 2007 TelkomFlexi dengan pelanggan 4,6 juta merupakan leader player dengan market share 65,7% disusul dua operator FWA lain masing-masing dengan market share 27,5 % serta 6,8%.

  3. Yang dimaksud adalah KM 181/2006 tertanggal 12 Desember 2006 tentang Pengalokasian Kanal pada Pita Frekuensi Radio 800 MHz untuk Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Tanpa Kabel dengan Mobilitas Terbatas dan Jaringan Bergerak Seluler.




Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :

Eddy Kurnia
Vice President Public and Marketing Communication
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Tel. 62-22-4527455
Fax. 62-22-4521411
Email : eddy_k@telkom.co.id
Website : www.telkom-indonesia.com
Read More......